Chiang Rai, Thailand – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK) bekerja sama dengan School of Management, Mae Fah Luang University, sukses menyelenggarakan International Community Service Program pada 30 November 2024. Program ini berlangsung di berbagai lokasi strategis, yaitu Mae Sai Border Bridge, Choui Fong Tea Garden, dan Golden Triangle. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku usaha kecil lokal melalui pendekatan akademik dan inovasi bisnis.
Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, serta pelaku usaha kecil setempat, dengan fokus pada pelatihan dan pendampingan langsung terkait strategi pemasaran, manajemen keuangan sederhana, dan pemanfaatan teknologi dalam operasional bisnis. Dengan latar lokasi yang beragam, program ini dirancang untuk memberikan wawasan yang kontekstual dan relevan terhadap kebutuhan masing-masing komunitas di lokasi tersebut.
“Kolaborasi antara FEB USK dan Mae Fah Luang University menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung pengembangan usaha kecil di kawasan perbatasan, yang memiliki potensi besar dalam perdagangan internasional. Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi komunitas lokal, tetapi juga memperkuat pengalaman lintas budaya bagi mahasiswa kedua institusi,” ujar [Muhammad Syukur (Dosen Tetap School of Management, Mae Fah Luang University].
Di Mae Sai Border Bridge, delegasi dari kedua institusi berinteraksi dengan pelaku usaha kecil yang bergerak di sektor perdagangan lintas batas, memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi logistik dan pemasaran produk ke pasar yang lebih luas. Sementara itu, di Choui Fong Tea Garden, pelatihan difokuskan pada diversifikasi produk berbasis hasil pertanian lokal, dengan penekanan pada nilai tambah dan branding produk. Di Golden Triangle, tim memberikan pelatihan tentang potensi pengembangan sektor pariwisata berbasis komunitas sebagai daya tarik ekonomi lokal.
Salah satu pelaku usaha yang berpartisipasi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. “Program ini memberikan kami wawasan baru yang sangat aplikatif. Pendampingan langsung yang dilakukan benar-benar membantu kami memahami cara mengelola usaha dengan lebih baik,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dari FEB USK dan Mae Fah Luang University, yang terlibat langsung dalam pemberdayaan komunitas. Mereka tidak hanya mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari, tetapi juga memahami pentingnya kerjasama internasional dalam menjawab tantangan global.
Program ini ditutup dengan sesi evaluasi dan diskusi untuk meninjau dampak dari kegiatan serta merencanakan kolaborasi lanjutan. Prodi MM FEB USK dan School of Management, Mae Fah Luang University berharap bahwa program ini menjadi inspirasi bagi inisiatif serupa di masa depan, yang tidak hanya berdampak lokal tetapi juga menciptakan kontribusi global.
![]() | ![]() |
![]() | ![]() |
![]() | ![]() |
![]() | ![]() |
![]() | ![]() |
![]() | ![]() |
![]() | ![]() |















Comments are closed