Tokyo, Jepang – 25-29 Agustus 2025 – Asosiasi Program Magister Manajemen Indonesia (APMMI) sukses melaksanakan kegiatan Studi Banding & Harvesting Lessons ke Waseda University dan Tokyo Stock Exchange (TSE) di Jepang. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan program Magister Manajemen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Prof. Dr. Muhammad Adam, S.E., MBA, Koordinator Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK).

Studi banding ini bertujuan untuk memperkuat kualitas akademik, riset, serta jejaring internasional program Magister Manajemen. Jepang dipilih karena memiliki reputasi global dalam bidang pendidikan dan tata kelola keuangan. Waseda University sebagai universitas kelas dunia serta Tokyo Stock Exchange sebagai pusat pasar modal internasional dinilai mampu memberikan wawasan strategis untuk pengembangan program magister di Indonesia.

“Melalui kunjungan ini, kami belajar langsung bagaimana universitas unggul di Jepang mengelola kurikulum adaptif, mendorong riset internasional, serta mengoptimalkan teknologi dalam pembelajaran. Dari Tokyo Stock Exchange, kami juga memperoleh wawasan berharga tentang tata kelola pasar modal global yang transparan dan berbasis teknologi,” ungkap Prof. Muhammad Adam.

Selain pembelajaran akademik dan keuangan, kegiatan ini juga mencakup networking session dengan akademisi dan praktisi internasional. Pertemuan tersebut berhasil membuka peluang kerja sama dalam bentuk riset bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penyelenggaraan seminar internasional.

APMMI merekomendasikan tindak lanjut berupa:

  1. Kerja sama formal (MoU/MoA) dengan Waseda University dalam bidang riset, pertukaran akademik, dan kuliah tamu internasional.
  2. Integrasi hasil pembelajaran dari Tokyo Stock Exchange ke dalam kurikulum Magister Manajemen di Indonesia, khususnya modul pasar modal global dan teknologi keuangan.
  3. Forum diseminasi nasional agar hasil studi banding ini dapat dibagikan ke seluruh anggota APMMI sehingga manfaatnya dirasakan secara kolektif.

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya internasionalisasi program Magister Manajemen di Indonesia. Diharapkan hasil pembelajaran dari Jepang tidak hanya menjadi pengalaman sesaat, tetapi juga diwujudkan dalam langkah nyata untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Categories:

Tags:

Comments are closed